Indonesia Ku

Setiap detiknya uang mengalir ke saku yang salah, di Indonesia arus dana mengalir dari hilir ke hulu. Seperti tinggal di dunia-serba-terbalik.

Indonesia indah, sangat. Hanya saja isinya tidak. Banyak yang sakit, tapi lebih banyak yang tidak peduli. Urus diri sendiri adalah ego tertinggi.

Indonesia negara penjual meubel paling tersohor. Jual tempat duduk beserta kedudukannya adalah hal yang biasa. Anehnya, banyak yang sanggup membeli, semahal apapun itu. Untuk apa ya beli kedudukan? Apa iya demi kehidupan rakyat yang lebih baik. Iya sih, tapi setelah balik modal dan terima untung untuk 7keturunan. Lucu.

Katanya sih merdeka, tapi kok banyak jalanan yang dijajah bendera partai bukannya bendera merah putih.

Indonesia Ku.. Ada yang janji akan indah pada waktunya. Waktunya kapan?

Perpanjang STNK

Saya termasuk orang yang skeptis dengan segala urusan yang berhubungan sama pihak pemerintah, baik skala kecil atau besar. Tapi, karena kita tinggal di negara tercinta ini, ya mau ga mau kita harus berhadapan sama 'mereka' kan? Kali ini saya harus perpanjang stnk, ini pertama kalinya buat saya ngurusin perintilan kaya gini, karena waktu beli mobilnya semua surat-surat diurus dari orang dealernya. Sebelum urus ke samsat, saya cari tau dulu dari orang-orang gimana tahapannya di samsat nanti, dengan maksud biar gak bingung disana dan meminimalisir ketemu calo.

Udah tau caranya, barulah besoknya berangkat ke samsat. Masuk di samsat dan parkir mobil, udah ada orang semangat banget parkirin mobil kita. Pikiran udah negatif aja, mikir ini orang pasti calo. Karena dulu inget banget waktu mau tebus stnk yang ditilang di kantor pengadilan jakarta barat, di parkiran udah banyak banget yang ngatur parkir dan ternyata calo (trauma). Turun dari mobil, langsung lah lari ke foto copy, dan si orang yang parkirin mobil tadi pun ga ngikutin kita.

Masuk di ruang tunggu lantai satu, ada tulisan besar yang ngasih tau estimasi waktu pengurusan surat-surat, dari mulai perpanjang stnk, ganti warna, dan lain sebagainya (sayangnya lupa foto) disitu di tulis perpanjang stnk cuma 35menit. Dipikiran saya, ah ini paling cuma formalitas dan pasti waktunya lebih lama.

Setelah ikutin tahapan yang udah saya cari tau sebelumnya, akhirnya selesai juga. Dan berapa lama? 30menit! Hebat banget kan?
Trus saya keluar parkiran, dan ternyata orang yang tadi itu beneran tukang parkir hahaha maluk! *tutup muka* abis rapih banget penampilannya untuk jadi seorang tukang parkir.
Latar belakang cerita saya ini adalah di samsat Ciledug. Saya akan kasih tau persiapan dan tahapan untuk perpanjangan stnk di samsat Ciledug:
1. Fotocopy STNK, BPKB, KTP yang di pakai untuk atas nama kendaraan. Biasanya ada tempat foto copy yang udah biasa urusin surat-surat itu dan langsung siapin map nya juga. Biaya yang keluar kira-kira Rp 4.000,-
2. Berkas-berkas tadi di serahin ke loket 2, dan tunggu untuk dipanggil dan terima struk.
3. Struk dan berkas itu di serahin ke loket 3 di lantai 2.
4. Tunggu lagi dipanggil, tapi kali ini dipanggilnya dari loket kasir. Kalo udah dipanggil lansung bayar biaya pajak nya secara tunai terus terima bukti pembayaran.
5. Setelah terima bukti pembayaran, tunggu lagi untuk terima stnk baru nya, dan selesai tinggal pencet tombol kepuasan pelanggan :)

Yang harus disiapin adalah uang tunai untuk biaya pajak dan administrasinya karena disana ga ada mesin atm atau debit/kredit. Siapain aja kira-kira 2% dari harga kendaraan.

Saya ga tau apa di semua samsat kaya gini juga. Tapi denger-denger samsat Ciledug emang bagus pelayanannya. Semoga semua badan pemerintah kaya gini :)

Quotation

Posting kali ini terinspirasi dari tweet seorang teman yang menulis..
"Dont forget to put name or "" or via when you write down someone's quotes. It means you appreciate them and not act like copycat lol" - @aiuwardhani
well, bener aja kata-kata diatas, karena banyak banget orang yang lupa pentingnya menghargai kutipan dari perkataan orang lain, baik itu tertulis maupun secara verbal. Lebih lucunya lagi adalah ketika kutipan tersebut seolah bikinan dia sendiri, dan saat ada orang yang pembuat kutipan asli nya negur, malu lah si copycat (pernah liat sekali kejadian kaya gini di twitter, lol).
The point is, akan lebih mulia kalo kita terang-terangan nulis sumber tulisan yang kita kutip. Lagipula, itu juga bukti kalo kita pintar dan perhatian dengan meaning dari kutipan tersebut.
So, use the quotations mark is better than being a copycat.