Kenapa Selalu berfikir kata "Tidak" Sebelum Mengucap "Ya" ?

Manusia terbiasa berfikir negatif sebelum memulai hal yang positif,
terbiasa berfikir "tidak" sebelum mengucap "iya".
Kenapa begitu ya?

Aku selalu berfikir tentang hal itu, ya karena aku sendiri juga seperti itu, namun aku punya pendapat dan pandangan sendiri tentang hal ini.

Manusia diciptakan Tuhan sebagai makhluk yang memiliki Logic untuk berfikir, memproses informasi yang telah, sedang, bahkan yang belum terjadi. Dari situlah, manusia memang hobby berfikir dan berkhayal, mengkhayalkan apa yang munkin terjadi pada dirinya, atau apa cita-cita mereka.

Lalu, mengapa harus berfikir "Tidak" sebelum mengucap "Ya" ? Itu karena kita, manusia, memiliki rasa curiga yang lebih besar daripada rasa kepercayaan akan sesuatu hal. Mungkin kecurigaan itu diakibatkan oleh seringnya kejadian yang tidak diinginkan terjadi pada orang lain atau bahkan diri sendiri. Hal-hal tersebut lah yang membuat manusia sibuk dengan pikirannya membayangkan hal yang negatif sebelum berbuat hal positif.

Lalu bagaimana solusinya? Satu saran yang bisa aku bagi:
Buatlah segala intisari dari kejadian-kejadian yang kita lihat sebagai rangkuman dari buku tentang kehidupan.


Dari situ kita akan belajar mengevaluasi kejadian-kejadian yang kita lihat atau kita rasakan, dan bagaimana berfikir positif akan suatu hal.

1 comments:

eka pradnyana said...

banyak juga orang berfikir kehidupan tu ga selamanya benar
benar juga sih cara kamu
membuat intisari
semua bisa d ingat untuk hal yang akan datang
namuuuun,membuat intisari banyak d lakukan oleh orang orang yang memiliki pemikiran yang cepat

ada cara lain mungkin?
gimana kalauu dengan nekat?
tanpa berfikir2 dahulu

Post a Comment