MASK


Mungkin bisa kita hidup dengan topeng,
tak selalu tersenyum dihati namun harus sumringah di wajah.
Tak harus orang tau siapa kamu, tapi harus orang tau dimana kamu berdiri.
Tak musti orang hafal wajahku, tapi mereka musti ingat merk tas apa yang aku pakai.
Tak perlu orang memanggil namanya disaat menegur, tapi harus gelarnya tersebut di pergelaran acara.

Aku dan Kamu dan Dia, sama saja, itu Kita..
Bagian terberat dalam hidup yang sebenarnya adalah melepas toping ini, topeng yang sudah di semen oleh kebutuhan batin untuk memenuhi hasrat glory yang kehausan.


Apa aku bertopeng? YA, aku IYA.
Kamu?

1 comments:

eka pradnyana said...

ada saatnya pengguna topeng melepas topengnya karena kepenatannya yang selalu berada d balik topeng
:)
gunakanlah topeng pada tempatnya..
*loh?
hahaha
iya q juga sering bertopeng kepada orang rumah aku
dan amat sangat tidak nyaman..

Post a Comment